Rabu, 14 Desember 2016

tugas algoritma

Perbedaan antara FOR, WHILE, dan DO-WHILE Dalam Bahasa Pemrograman C
Perbedaan antara FOR, WHILE, dan DO-WHILE Dalam Bahasa Pemrograman C. Pembahasan perulangan di Java mulai dari While dan Do-while sudah kita bahas satu persatu. Sekarang saatnya membandingkan untuk mengetahui perbedaan utama dari ketiga perulangan tersebut.
Perbedaan antara WHILE, dan DO-WHILE :
untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlahnya.
2.                  1.   While : Pre Tested Loop
untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Pengecekan kondisi akan dilakukan terlebih dahulu. Jika kondisi masih bernilai true, maka looping akan terus berlanjut.
contoh program penggunaan while untuk menampilkan data 3, 5, 7 , 11 :
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main()
{
   int m, u, n, a;
   printf("Program Bilangan Prima\n");
   printf("Jumlah Batas Awal  : ");
   cin>>m;
   printf("Jumlah Batas Akhir : ");
   cin>>a;
   printf("Bilangan Prima : \n");
   while (m<=a)
    {
      n=0;
      u=1;
      while (u<=m)
      {
          if (m % u == 0)
            n = n + 1;
            u++;
      }
      if (n==2)
      {
          printf("%d  ",m);
      }
   m++;
    }
   getch();
}
3.                  2. Do-while : Post Tested Loop
untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Instruksi akan dijalankan      lebih dahulu, kemudian dilakukan pengecekan kondisi apabila masih bernilai true maka looping akan terus berlanjut.
3. FOR  DO  ( Pengulangan Tanpa Kondisi )
For do merupakan struktur pengulangan dimana aksi dilakukan sebanyak hitungan pencacah pengulangan. Pencacah pengulangan dapat diset sesuai dengan nilai yang ingin kita mulai.
Example:for pencacah pengulangan dari x sampai y do berarti aksi dilakukan sebanyak hitungan pencacah pengulangan, yaitu dari x sampai y sebanyak  b-a+1 kali.
contoh program penggunaan for pengulangan nilai 20-50
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main()
{
int bil1;
cout<<"Menampilkan deret bilangan genap dari angka 20 sampai 50  :  ";
for(bil1=20;bil1<=50;bil1++)
{
bil1%2==0;
cout<<bil1<<endl;
bil1++;
}
getch();
}
4. Pointer
Definisi Pointer adalah sebuah variabel dengan tipe tertentu yang dapat digunakan untuk mencatat alamat dari suatu variabel yang setipe dengannya, mengakses dan memanipulasi data yang tersimpan dalam alamat tersebut. Jika int x adalah sebuah variable bertipe integer maka &x berarti alamat dari x. Jika p adalah sebuah pointer bertipe integer maka p dapat menyimpan dan memegang alamat dari x tersebut.
Berikut contoh program pointer:
#include <stdio.h>
#include <constrea.h>
main ()

int a,*b;
a = 20;
b = &a; 
cout<<"pointer a menunjukkan "<<endl;
cout<<"pointer b menunjukkan "<<endl;
getch ();
}
5. Array 1 Dimensi
Array 1 dimensi adalah array yang deretan nilainya adalah linier dan squensial, atau sering disebut sebagai representasi data bentuk row atau 1 dimensi.
Terdapat 3 langkah untuk membuat array:
*Mendeklarasikan variabel array
Contoh :int [ ] angka;
“ Variabel angka kita deklarasikan sebagai variabel array dimana setiap elemennya akan menyimpan data bertipe int ”.
*Memcreate array beserta ukurannya.
Contoh :angka = new int[5];
int[] angka = new int[5];
“Berarti kita memesan 5 elemen untuk variabel angka dan array adalah sebuah object, maka
create array dengan operator new.”
*Memberikan sebuah nilai pada setiap element array.
Contoh :int[ ] angka = {5, 3, 23, 99, 2};
int scores = new int[3];
scores[0] = 75;
scores[1] = 80;
scores[2] = 100;
contoh pemogramman array:
import java.io.*;
public class ContohArray1{
public static void main(String[] args)
{
try{
int[] angka = new int[5];
System.out.println("Masukkan 5 Data");
System.out.println("==========
=====");
BufferedReader in = new BufferedReader(new InputStreamReader (System.in));
for (int i=0;i<angka.length;i++)
{
System.out.print("Masukkan Data Ke-"+(i+1)+" : ");
angka [i] = Integer.parseInt(in.readLine());
}

Tidak ada komentar:

Posting Komentar